Tindak Tegas Balap Liar, Ini Syarat Pengambilan Motor Bagi Para Pelanggar

TRENGGALEK – Polres Trenggalek tetap konsisten dan tegas dalam menangani balap liar maupun knalpot brong yang dinilai meresahkan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wakapolres Trenggalek Kompol Heru Dwi Purnomo, S.I.K. didepan para awak media saat menggelar konferensi pers penindakan dan pelanggaran lalu lintas di halaman Satpas Sim Satlantas Polres Trenggalek. Senin, (22/11/2021).

“Pada hari Minggu sekira pukul 01.30 Wib jajaran Satlantas Polres Trenggalek telah melakukan penindakan terhadap balap liar di jalan masuk Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan. Ada 67 kendaraan yang telah diamankan,” ungkap Kompol Heru.

Terhadap pelanggar spesifikasi teknis, dikenakan pasal 285 ayat (1) junto pasal 106 dan pasal 48 ayat (2) dan (3) Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Sedangkan balap liar dijerat dengan pasal 297 junto pasal 115 (b) Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3 Juta.

Masih kata Kompol Heru, selain tindakan tegas berupa Tilang, bagi para pelanggar yang akan mengambil kendaraan bermotor, harus membawa surat kendaraan sebagai bukti kepemilikan.

Previous Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.